Oleh. Mario Valentinus Tanik
Gemercik kelabu, redup berbisik.
Layu dan basah hingga menyelimuti daksa.
Rayuan gerimis terus mendekap seolah-olah mengalir deras.
Gerimis kelabu terus menari, jatuh rebah ke bentala hingga Petir berhenti pada dekapan kaki anak desa.
Melambai-lambai riuhnya gemuruh, membungkuk dan membawa kenangan di penghujung Januari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar